Gereja katolik Miri
Puji ka Apai, ka Anak, ka Roh Kudus. Amin


Cathedral Notices   Tmn Tunku   Notis Katedral   Bintulu   Minta Doa   Log In

Jalan Salib (station of the cross)

Jalan Salib (station of the cross)


 JALAN SALIB

 Mari kita merenungkan
 Yesus yang menjadi kurban
 karena cintakasih-Nya
 Tanda Salib dan Salam

 Doa Pembukaan
 Allah Bapa yang Mahabaik, kami bersyukur kepada-Mu, karena pada hari ini kami Kau kumpulkan. Lewat Jalan salib ini kami ingin mengenang kembali Yesus Kristus, yang menderita sengsara demi keselamatan kami.
 Semoga Roh Kudus yang Kau curahkan ke dalam hati kami, membuat kami semakin menyadari betapa besar cinta-Mu kepada kami.
 Maka lewat Jalan salib ini ajarilah kami, agar kami tidak takut mencintai Anda dan sesama kami. Demi  Yesus Kristus Tuhan dan Pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan persekutuan dengan Roh Kudus selalu mendampingi hidup kami, Allah sepanjang masa. Amin.


 Perhentian 1
 Yesus dihukum mati
 P:  Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
 U: Sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus dunia Sesudah ditangkap Yesus mula-mula dihadapkan ke sidang Sanhedrin. Pada keesokan harinya Ia dibawa ke Pengadilan Pilatus. Pilatus bertanya kepada orang-orang Yahudi, “Apakah tuduhanmu terhadap orang ini?” Mereka menjawab dengan mengajukan saksi-saksi dusta. Kemudian Pilatus memanggil masuk ke dalam Gedung Pengadilan dan memanggil Yesus untuk ditanyai tentang tuduhan mereka.
 Tetapi Pilatus tidak menemukan kesalahan apapun seperti yang dituduhkan mereka kepada Yesus. Maka Pilatus berusaha melepaskan Yesus, namun oleh desakan para tua-tua, ahli-ahli Taurat dan seluruh rakyat, Pilatus menjatuhkan hukuman mati; ia menyerahkan Yesus kepada rakyat Yahudi untuk disalibkan (Cfr. Yoh18:38 ; Yoh19:16).
 Salib bagi orang-orang yang akan binasa memang merupakan kebodohan, tetapi bagi kita yang diselamatkan Salib adalah kekuatan Allah.” (Cfr. 1Kor1:18)
 P:  Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami
 U:  Allah ampunilah kami orang berdosa ini
 Bapa Kami……
 Anakdomba tak bersalah ajar kami pun berpasrah taat pada Bapa-Mu



 Perhentian 2
 Yesus memanggul Salib
 P:  Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
 U:  Sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus dunia Yesus tidak bersalah namun dijatuhi hukuman mati. Setelah diolok-olok, diludahi, dimahkotai duri dan disesah, Yesus dibawa keluar dari balai pengadilan untuk disalibkan. “Sambil  memikul salib-Nya Yesus pergi ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota.” (Cfr. Yoh19:17)
 Dengan memanggul sendiri Salib-Nya, Yesus telah mengajar kita, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.” (Cfr. Luk9:23)
 P:  Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami
 U:  Allah ampunilah kami orang berdosa ini
 Bapa Kami……
 Kayu Salib Dia panggul mari kita pun memikul salib kita di dunia


 Perhentian 3
 Yesus jatuh untuk pertama kalinya
 P:  Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
 U:  Sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus duniaPerjalanan Yesus ke Golgota semakin lama semakin jauh meninggalkan kota. Banyak darah keluar dari luka-luka-Nya. Badan lelah, penat dan lemah. Beban Salib pun terasa semakin berat. Apalagi masih diperberat dengan penderitaan batin:ditinggalkan oleh para murid-Nya, ditolak oleh bangsa-Nya, dan dijatuhi hukuman mati sekalipun tidak bersalah.
 Sungguh bukan hanya Salib yang dipanggul Yesus, melainkan juga dosa-dosa kita. “Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, Dia diremukkan oleh karena kesalahan kita, hukuman yang mendatangkan keselamatan kita ditimpakan kepada-Nya.” ( Cfr. Yes53:5)
 P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami
 U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini
Bapa Kami…
 Tuhan Yesus tolong kami bila kami jatuh lagi karena salib yang berat


 Perhentian 4
 Yesus berjumpa dengan ibu-Nya
 P:  Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
 U:  Sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus dunia.Para murid Yesus telah lari, sehingga Yesus harus menapaki jalan sengsara-Nya seorang diri. Tetapi dalam perjalanan sengsara ini ternyata masih ada Maria, ibu-Nya, yang setia menderita bersama Dia. Ibu Yesus ternyata bukan hanya Maria. Yesus sendiri menegaskan, “Siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku!” (Cfr. Mat12:50)
 P: Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami
 U: Allah ampunilah kami orang berdosa ini
Bapa Kami…..
 Maria bunda kudus yang setia ikut Yesus Kau teladan hidupku


 Perhentian 5
 Yesus ditolong oleh simon dari Kirene
 P:  Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
 U:  Sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus dunia Yesus sangat letih dan lemah, padahal tempat yang dituju masih jauh. “Maka para serdadu menahan seorang yang bernama Simon dari Kirene, yang baru datang dari luar kota, lalu diletakkan salib Yesus diatas bahunya, supaya dipikulnya sambil mengikuti Yesus.” (Cfr. Luk23:25)
 Memanggul Salib merupakan ukuran kelayakan seorang pengikut Yesus, karena Yesus sendiri bersabda barangsiapa tidak memikul salib-Nya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.” (Cfr. Mat19:28)
 Jadi, bagi orang Kristen salib sungguh tidak terelakkan. Salib adalah beban yang harus kita pikul. Namun, kita akan mampu memikul beban berat itu kalau kita saling membantu.
 “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Maka kamu memenuhi hukum Kristus!” (Cfr. Gal6:2)
 P: Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami
 U: Allah ampunilah kami orang berdosa ini
Bapa Kami…..
Apa pun yang kau lakukan bagi para penderita pada Tuhan berkenan


 Perhentian 6
Wajah Yesus diusap oleh Veronika
P: Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
U: Sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus dunia
Wajah Yesus kotor oleh darah, keringat dan debu. Semarak dan ketampanan wajah-Nya terasa sirna. Tepatlah gambaran Yesaya, “Banyak orang akan tertegun memandang Dia; begitu buruk rupa-Nya, tidak seperti manusia lagi; dan tampaknya tidak seperti anak manusia lagi. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada, sehingga kita tidak tertarik untuk memandang Dia; dan rupa pun tidak sehingga kita menginginkannya; Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; Ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap Dia.” (Cfr. Yes52:14 ; Yes53:2-3)
 Kendati begitu masih ada orang yang bersimpati pada Yesus, yakni Veronika, Ia maju mendekati Yesus, lalu mengusap wajah-Nya. Dengan tindakannya yang sederhana Veronika telah menolong orang yang menderita. Ia memberi contoh kepada kita mengamalkan amanat salah seorang Rasul Yesus, “Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!” (Cfr. Rom12:15)
 P:  Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami
 U:  Allah ampunilah  kami orang berdosa ini
Bapa Kami…..
 Bila kita meringankan duka orang yang sengsara Tuhan Allah berkenan


 Perhentian 7
 Yesus jatuh untuk kedua kalinya
 P:  Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
 U:  Sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus dunia.Kendati sudah ditolong oleh Simon dari Kirene dan wajah-Nya sudah dibersihkan, tubuh Yesus tidak bertambah segar. Salib yang menindih terasa semakin berat. Perjalanan masih jauh. Yesus semakin payah Untuk kedua kalinya Yesus jatuh. Meskipun begitu dengan teguh hati Ia bangun. Diangkat-Nya lah kembali Salib berat itu; Ia meneruskan perjalanan tanpa mengeluh.
 Apa yang dinubuatkan Yesaya kini menjadi kenyataan, “Dia dianiaya, Dia membiarkan diri ditindas, dan tidak membuka mulut-Nya, seperti anakdomba yang dibawa ke tempat pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, Ia tidak membuka mulut-Nya.” (Cfr. Yes53:7)
 P:  Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami
 U:  Allah ampunilah kami orang berdosa ini
Bapa Kami…….
 Bilamana kami goyahdan tercampak karena salahya Tuhan, tegakkanlah


 Perhentian 8
 Yesus menghibur perempuan-perempuan yang menangisi-Nya
 P:  Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
 U: Sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus duniaTatkala Yesus menapaki jalan Salib-Nya menuju Golgota, banyak orang mengikuti Dia; diantaranya banyak wanita yang menangisi dan meratapi Dia. Yesus berpaling kepada mereka dan berkata, “Hai puteri-puteri Yerusalem, janganlah Anda menangisi Aku, melainkan tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu!” (Cfr. Luk23:28)
 P:  Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami
 U:  Allah ampunilah kami orang berdosa ini
Bapa Kami………
 Dalam tobat yang sejati kini akan kuratapi dosa dan pelanggaran


 Perhentian 9
 Yesus jatuh untuk ketiga kalinya
 P:  Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
 U:  Sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus dunia.
 Hari semkain panas. Jalan yang menuju puncak Golgota semakin menanjak. Tubuh Yesus yang semakin lemah tidak mampu menahan beban Salib yang berat. Untuk ketiga kalinya Yesus jatuh/ Tubuh-Nya terbanting di tanah yang berbatu-batu. Darah kemblai mengucur dari luka-luka-Nya. Dengan sisa tenaga-Nya, Yesus berusaha bangun. Yesus mau menyelesaikan perjalanan sampai ke puncak Golgota.Cinta-Nya keapda manusia dan ketaatan kepada kehendak Bapa-Nya memberikan kekuatan yang begitu besar kepada Yesus.Beban Yesus semakin berat kalau kita sering jatuh dalam dosa; atau kalau kita menjatuhkan orang lain. Dengan jatuh dan bangun lagi Yesus mengajar kita untu tidak putus asa. Kalau kita jatuh dalam dosa, kita bangun lagi.
 P:  Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami
 U:  Allah ampunilah kami orang berdosa ini
Bapa Kami……
Bila hatiku gelisah karna dosa dan derita tangan-Mu ulurkanlah


 Perhentian 10
 Pakaian Yesus ditanggalkan
 P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
 U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus dunia
 Sesampai di puncak Golgota para prajurit menanggalkan pakaian Yesus dengan paksa. Mereka mengambil pakaian Yesus, lalu membaginya menjadi empat bagian; untuk tiap-tiap prajurit satu bagian. Demikian juga jubah-Nya mereka amabil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas sampai ke bawah hanya satu tenunan. Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain; “Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatkannya.” Maka genaplah yang ada tertulis dalam  Kitab Suci, “Mereka membagi-bagikan pakaian-Ku diantara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku.” (Cfr. Yoh19:23-24)
 Yesus telah menajdi manusia yang paling hina. Bagaimanakah sikap kita terhadap-Nya? Sudahkah kita melakukan seperti yang dikatakan Yesus pada hari penghakiman?- “Ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Sebab sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang yang paling hina ini kamu melakukannya untuk Aku.” (Cfr. Mat25:36)
 P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami
 U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini
Bapa Kami…….
Pakaian-Mu dibagikan martabat-Mu direndahkan Kau tinggikan harkatku


 Perhentian 11
 Yesus disalibkan
 P:  Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
 U:  Sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus dunia.Sampailah mereka di tempat yang bernama Golgota, yang berarti tempat tengkorak. Para serdadu memberikan anggur bercampur mur kepada Yesus, tetapi Yesus menolaknya. Kemudian mereka menyalibkan Dia. (Cfr. Mrk15:22-24a)
 Manusia lama kita telah turut disalibkan bersama Yesus, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.” (Cfr. Rm6:6)
 P:  Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami
 U:  Allah ampunilah kami orang berdosa ini   >Bapa Kami….
 Dari Salib Kau melihat tak terbilang yang menghujat berapakah yang taat


 Perhentian 12
 Yesus wafat di kayu Salib
 P:  Kami mneyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
 U:  sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus dunia.Ketika itu hari
 sudahkira-kira pukul duabelas siang, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai pukul tiga, sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua. Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring, “Ya Bapa , ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku!” Dan sesudah berkata demikian, Yesus menyerahkan nyawa-Nya (Cfr. Luk23:44-46)
 hening sejenak untuk menghormati wafat Tuhan Kepala pasukan dan prajurit-prajurit yang menjaga Yesus menjadi sangat takut menyaksikan wafat Yesus secara demikian. Mereka berkata, “Sungguh orang ini adalah Anak Allah!” (Cfr. Mat27:54)
 Jika kita telah mati bersama Kristus, kita percaya bahwa kita akan hidup juga bersama Dia. Maka hendaklah kita semua sadar; kita telah mati bagi dosa, tetapi hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.” (Cfr. Rm6:8)
P:  Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami
U:  Allah ampunilah kami orang berdosa ini
Bapa Kami…..
Biji mati menghasilkan buah yang berkelimpahan wafat-Mu menghidupkan


 Perhentian 13
 Yesus diturunkan dari Salib
 P:  Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
 U:  Sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus dunia.Di dekat Salib Yesus berdirilah Maria, ibu-Nya, saudara ibu-Nya Maria istri  Kleopas, dan Maria Magdalena. Salah seorang prajurit menikam lambung Yesus, dan segera keluarlah darah serta air (Cfr. Yoh19:25 ; Yoh19:34). Hari mulai malam. Maka Yusuf dari Arimatea, yang telah menjadi murid Yesus, memberanikan diri menghadap Pilatus untuk meminta jenazah Yesus. Pilatus heran waktu mendengar Yesus sudah mati. Setelah mendengar keterangan kepala pasukan, ia berkenan memberikan jenazah Yesus (Cfr. Mrk15:42-46)
 Maria menerima jenazah Yesus di pangkuannya. Maria melaksanakan apa yang pernah dikatakannya, “Aku ini hamba Tuhan, jadilah keapdaku menurut perkataanmu.” (Cfr..Luk1:38) Maria memang pantas menjadi teladan setia orang beriman. Ketika Yesus menderita, ia tetap setia berada di samping-Nya.
 P:  Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami
 U:  Allah ampunilah kami orang berdosa ini
Bapa Kami……
 Salib tanda kehinaan jadi lambang kemenangan karena Tuhan t’lah menang


 Perhentian 14
 Yesus dimakamkan
 P:  Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
 U:  Sebab dengan Salib Suci-Mu Anda telah menebus dunia.Para murid mengambil jenazah Yesus dan mengafaninya dengan kain lenan, dan memburatinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. Dekat tempat Yesus disalibkan ada sebuah kubur baru yang didalamnya belum pernah dimakamkan seseorang. Maka mereka membaringkan mayat Yesus disitu”. (Cfr. Yoh19:40-42).
 Kita semua, yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya. Oleh pembaptisan kita telah dikuburkan bersama-sama Dia, supaya, sama seperti Kristus dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup secara baru.” (Cfr. Rm6:3-4)
 P:  Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami
 U:  Allah ampunilah kami orang berdosa ini.
Bapa Kami….
 Tuhan Yesus dimakamkan
 masuk alam kematian
 sampai bangkit mulia

 Penutup
 Walaupun dalam rupa Allah, Kristus Yesus tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan. Sebaliknya, Ia mengosongkan diri-Nya, mengambil rupa hamba dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia merendahkan diri dan taat sampai  mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah amat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama diatas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuklah segala yang ada di langit, yang ada diatas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku; Yesus Kristus adalah Tuhan, untuk kemuliaan Allah Bapa (Cfr. Flp2:5-11).
 Terpujilah Kristus Tuhan Raja kemuliaan kekal Tuhan sungguh sudah bangkit, bagi-Nya hormat dan kekuasaan selamanya terpujilah Kristus Tuhan Raja kemuliaan kekal Marilah berdoa,Allah Mahapengasih, kami bersyukur akrena dapat mengenangkan Yesus yang sengsara dan wafat demi keselamatan kami. Limpahkanlah berkat-Mu atas kami yang mengharapkan kebangkitan bersama Dia. Semoga karena berkat-Mu, kami bertumbuh dalam iman dan keyakinan akan kebahagiaan abadi. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.



 Datanglah, O Roh Kudus:
 Datanglah ya Roh Kudus, penuhilah hati umat-Mu,
 dan nyalakanlah dalamnya api Cinta Kasih-Mu
     (V): Utuslah Roh-Mu, Ya Tuhan, dan semua dijadikan lagi.
     (R): dan Anda memperbaharui muka bumi

 (Marilah Berdoa):
 Allah Bapa kami, utuslah Roh-Mu ke atas muka bumi. Anda yang mengutus Roh-Mu
 kepada Gereja-Mu untuk mewartakan Injil: biarlah Roh-Mu melanjutkan karya-Nya
 sekarang melalui hati Umat-Mu yang beriman. Demi Kristus Tuhan Kami. Amin.

 Datang, O Roh Kudus
 datanglah dengan perantaraan hati Bunda Maria yang tak bernoda,
 mempelai-Mu yang terkasih

 Allah, Bapa Kami, utuslah kepada kami para imam-Mu yang suci,
 semua demi Persembahan dari Hati Yesus Yang Maha Kudus,
 semua demi penderitaan dari Hati Maria yang Tak Bernoda,
 dalam Kesatuan dengan Santo Yusuf.
 Amin.

 Doa Kepada Santo Joseph
 "Santo Yusuf, ajar aku berlaku seperti Mu
 Berilah aku kekuatan berjalan dalam kemurnian.
 Tarik aku sebelum ketidakmurnian mengendalikan aku.
 Tekankan aku bahwa ketidakmurnian tidak berkenan kepada Bapa.
 Bantulah aku sebagai teladan dari Iman, Harapan dan Kasih.
 Bantu aku menjadi pelindung seperti Anda.
 beri aku kekuatan atas apa yang dibutuhkan untuk keluargaku, untuk jiwaku,
 sehingga aku berkenan kepada Allah dalam keabadian"
 Amin.

 Doa Salam, ya Ratu yang Suci:
 Salam ya Ratu yang Suci, Bunda yang rahim! Kehidupan, Sukacita dan Pengharapan kami! Kepadamu kami mengadu, kami orang buangan keturunan Hawa;
 kepadamu kami memohon dengan tangisan dan air mata dalam lembah kedukaan.
 Oleh karena itu, Pembicara kami, pandanglah kepada kami, dan setelah pembuangan ini, tunjukkanlah kepada kami, Yesus,  buah tubuhmu yang terpuji.
 O Ratu, O Bunda, O
 Perawan Maria Bunda Kristus!
           (V): Doakan kami, O Bunda Allah.
           (R): Sehingga kami memenuhi janji Kristus.
 (Marilah Berdoa): O ALLAH, Putra-Mu Tunggal, dengan kehidupan, kematian dan kebangkitan-Nya, memberi kami ganjaran hidup kekal, kami mohon, semoga kami yang merenungkan semua itu dalam Doa Rosario Suci Santa Perawan Maria,
 mendalami maknanya dan memperoleh apa yang dijanjikan,
 demi Yesus Kristus Tuhan kami,. Amin.

 Doa kepada  Santo Michael
 Malaikat Agung, Santo Mikail, bela kami dalam pertempuran;
 jadilah perlindung kami dalam menghadapi tipu daya dan kebencian Iblis.
 Semoga Allah meremukkan dia, kami dengan rendah hati bermohon;
 dan anda, O Pangeran dari seluruh bala tentara Surga,
 dengan kuasa Allah, campakkanlah ke dalam neraka setan dan semua roh jahat
 yang menjelajahi seluruh dunia mencari jiwa-jiwa yang hancur.
 Amin.

 Doa Memorare
 Ingatlah, O Perawan Maria yang Terberkati
 tak pernah terdengar kegagalan dari semua orang yang berlindung kepadamu,
 yang mengharapkan pertolonganmu, atau yang menghendaki turut sertamu.
 Terdorong dengan kepercayaan itu,
 kami berpaling kepadamu, O Perawan dari semua perawan, Bunda kami.
 Kepadamu kami datang; di hadapanmu kami berdiri, penuh dosa dan penderitaan.
 O Bunda Sang Sabda yang menjadi daging, jangan mengabaikan permohonan kami,
 tapi dengan kerahimanmu, dengar dan jawablah kami.
 Amin.

 Datanglah Ya Roh Pencipta(Veni Creator Spiritus)
 Datanglah, ya Roh Pencipta
 hati kami kunjungilah.
 Penuhi dengan rahmat-Mu
 jiwa kami ciptaan-Mu.
 Kau digelari Penghibur,
 karunia Allah yang luhur.
 Kau hidup, api, dan kasih,
 dan pengurapan ilahi.
 Dikau sapta karunia
 dan tangan kanan ilahi.
 Anda yang Bapa janjikan,
 Kau pergandakan bahasa.
 Sinari hati umat-Mu,
 dan curahkanlah cinta-Mu.
 Semoga Dikau kuatkan
 yang rapuh dalam tubuhnya.
 Halaulah musuh umat-Mu,
 berilah kami damai-Mu,
 agar dengan tuntunan-Mu,
 kami hindarkan yang jahat.
 Buatlah kami mengenal
 serta mengimani terus
 Bapa dan Putra yang Tunggal,
 dan anda Roh Keduanya
 Dipujilah Allah Bapa
 dan Putra yang sudah bangkit,
 serta Roh Kudus Penghiburkini dan sepanjang masa. Amin.

 Allah yang maharahim
 aku menyesal atas dosa-dosaku;
 sungguh patut aku anda hukum,
 terutama sebab aku telah menghina Anda
 yang mahamurah dan mahabaik bagiku
 Aku benci atas segala dosaku,
 dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu
 hendak memperbaiki hidupku
 dan tidak akan berbuat dosa lagi.
 Allah, ampunilah aku, orang berdosa. Amin.





Doa Bagi Yesus Tersalib



Yesus Dimahkotai DuriBuatlah agar aku menghayati sengsara-Mu,
ya Yesus.
Sengsara-Mu memisahkan aku dari dunia
dan mengangkat aku ke surga.
Sengsara-Mu menjelaskan hidup,
mendorong aku untuk menjadi kurban,
mengajar pengampunan,
dan menjadikan manis setiap penderitaan.
Buatlah agar aku menghayati sengsara-Mu, ya Yesus,
dan mengenal keindahan kebenaran serta kasih abadi
agar iman kepercayaanku penuh tanpa keraguan.
Buatlah pada saat terakhir hidupku di dunia ini,
aku semakin menghayati sengsara-Mu,
agar aku dekat pada-Mu, ya Yesus,
dan dengan demikian memperoleh kedamaian yang anda ja





Compiled by Ben Chang




Mass schedule Live Streaming ...click here







Download Aplikasi mobile PERCUMA kami
Untuk sambungan langsung dengan kami di Diocese of Miri DOWNLOAD aplikasi percuma kami.